Belajar dari Sukses Malaysia, RR: Nanti Kita Renegosiasi Ulang KA Cepat Jakarta-Bandung







GELORA.CO - Pemerintah Malaysia berhasil renegosiasi proyek kereta api cepat yang dinamakan East Coast Rail Link (ECRL).

China menyetujui pemangkasan biaya hingga sepertiga anggaran awal sebesar 65,5 miliar ringgit (sekitar 16 miliar dolar AS atau Rp 224,5 triliun) demi keberlanjutan proyek tersebut.

Proyek bernilai puluhan miliar dolar AS itu sempat terhenti setelah  Mahathir Mohamad kembali terpilih menjadi Perdana Menteri Malaysia.

Mantan menteri koordinator bidang perekonomian, Rizal Ramli memuji keberhasilan Malaysia. Rizal Ramli optimistis hal sama juga bisa dilakukan pemerintah Indonesia untuk memangkas biaya proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung.

"Paling tidak mark up-nya 20 persen. Nanti kita renegosiasi ulang ya," imbuh Rizal Ramli.

Proyek ECRL menghubungkan pesisir timur Malaysia di Laut China Selatan dengan Selat Malaka di barat Malaysia. ECRL, yang diluncurkan pada 2017, semasa pemerintah sebelumnya, Najib Razak. [rm]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: