Cerita Luhut Gagal Bertemu Prabowo, Mulai Batal Makan, Prabowo Sakit sampai Sibuk ke Luar Negeri







GELORA.CO - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan buka suara mengenai kabar dirinya yang diutus oleh Presiden Joko Widodo untuk menemui capres Prabowo Subianto usai gelaran Pilpres 2019.

Dalam keterangan tertulisnya, Luhut mengakui jika ia berkomunikasi dengan Prabowo melalui sambungan telepon.

"Kami janjian makan siang jam 12 hari Minggu lalu (21/4). Tadinya kami mau makan di satu restoran di mana kami suka makan bersama, tapi kami tidak nyaman karena ada banyak awak media," kata Luhut dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (24/4).

Batal makan siang di restoran, keduanya kemudian membuat janji untuk bertemu dan makan bersama pada pukul 14.00 WIB di lokasi dekat hotel tempat Prabowo berada. Tak dijelaskan hotel mana yang disebutnya.

"Tapi saya lalu dikabari bahwa pertemuan ditunda ke jam 5 sore dan akhirnya saya mendapat berita melalui ajudannya ke ajudan saya bahwa Pak Probowo sedikit kurang sehat dan minta pertemuan untuk dijadwalkan ulang. Saya bilang tidak ada masalah. Itu hal yang biasa menurut saya," jelasnya.

Gagal melakukan pertemuan secara langsung, mantan komandan pertama Detasemen 81 ini kemudian melanjutkan komunikasi melalui udara. Diceritakan, suasana obrolan dengan mantan Danjen Kopassus itu berlangsung baik.

"Bahkan gembira, ceria, dan tidak ada sama sekali beban. Itulah yang saya bisa tangkap dari tone suara Prabowo yang saya kenal. Persis situasi kalau kami makan berdua," beber Luhut.

Sebagai teman, kata Luhut, makan berdua adalah hal yang biasa dilakukan keduanya. Ia pun menekankan tak ada yang aneh dalam rencana makan bersama Prabowo yang banyak ditanyakan pewarta.

"Terus terang, saya sebenarnya hanya ingin mengingatkan saja mengenai partriotisme Pak Prabowo, idealismenya sebagai prajurit, dan kecintaannya pada tanah air ini," lanjutnya.

Disinggung soal rencana pertemuan dengan Prabowo usai sebelumnya batal berlangsung, Luhut mengaku masih mencocokkan jadwal masing-masing. Untuk saat ini, ia mengaku masih disibukkan dengan agenda ke luar negeri dan belum menemukan waktu yang pas untuk bertemu Prabowo.

"Malam ini saya ditugaskan untuk pergi menghadiri suatu pertemuan internasional. Pak Prabowo juga sibuk. Nanti, besok atau kapan tidak sibuk, saya akan telepon kembali. Toh tidak ada yang dikejar-kejar juga. Kalau memang sudah waktunya ketemu, kami pasti akan ketemu. Kalau belum, ya belum," beber Luhut.

"Kalaupun tidak ketemu, yang penting pesan saya sudah sampai kepada Beliau melalui media ini atau lainnya, mudah-mudahan dibaca," tandasnya. [rm]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: