Di Ijtima, Ketua GNPF Ulama Sebut Perang Badar Terjadi Saat Ramadhan







GELORA.CO - Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) Ustaz Yusuf Muhammad Martak menampik jika tujuan diselenggarakannya Ijtima Ulama III untuk melegitimasi ‘people power’ menyikapi kecurangan pilpres 2019.

Menurut dia, tujuan Ijtima Ulama III untuk merumuskan langkah strategis terhadap kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif (TSM).

“Kita tidak dalam konteks menggiring opini agar turun ke jalan. Kita berikan kebebasan para peserta untuk menyampaikan apa saja usulannya dan nanti akan kami pertimbangkan,” kata Ustaz Yusuf saat ditemui di sela-sela acara Ijtima Ulama III di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/5).

Namun, jelas Ustaz Yusuf, jika mengacu pada sejarah Rasulullah, perjuangan umat Islam dalam melawan segala kemungkaran dan kejahatan terjadi di bulan suci Ramadhan. Di bulan tersebut, umat Islam juga meraih kemenangan besar atas kaum kafir Quraisy.

“Kalau bicara bulan suci Ramadhan, Perang Badar-pun dulu dilakukan pada bulan Ramadhan,” ujarnya.

Bahkan, jika harus turun ke jalan, dia menjamin umat Islam dapat tetap menjaga aksi-aksi keumatan sesuai dengan tuntunan syar’i, legal dan konstitusional. Hal itu terbukti dari beberapa kali aksi umat Islam dalam protes terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang cenderung tidak adil bagi umat Islam.

“Kita selalu damai dalam setiap aksi, sudah banyak contohnya. Aksi 411, aksi 313, reuni 212 hingga dua kali, dan juga munajat, alhamdulillah semuanya damai. Sampahpun tidak ada yang berserakan,” kata Yusuf.

Karena itu, ia juga meminta seluruh pihak untuk dapat menyejukkan tensi politik yang sedang tinggi. Tidak malah terus memprovokasi dan membuat suasana menjadi semakin panas.

“Tidak perlu gaduh, pakai segala mengatakan Ijtima Ulama tidak perlu diselenggarakan. Kalau tidak melanggar konstitusional, itu boleh,” ujar Yusuf.

Ia menambahkan, sejumlah tokoh serta perwakilan dari Koalisi Indonesia Adil Makmur akan hadir dalam acara Ijtima Ulama III. Selain itu, imam besar umat Islam Habib Rizieq Shihab (HRS) juga akan menyampaikan arahan langsung melalui telconference langsung dari Mekkah.[swa]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: