Ferdinand Hutahaean: Sebaiknya KPU Setop Tayangkan Perhitungan di Situng







GELORA.CO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mendapat sorotan dari publik akibat maraknya salah input data dari form C1 ke portal Sistem Perhitungan (Situng).

Parahnya, kesalahan input tersebut semuanya merugikan perolehan suara untuk Paslon 02 Prabowo-Sandi dan menguntungkan Paslon 01 Jokowi-Maruf Amin.

Atas dasar tersebut, KPU diminta untuk menghentikan penayangan perhitungan di portalnya. Salah satu yang menyuarakan ini adalah Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean. 

"Sebaiknya @KPU_ID menghentikan tayangan perhitungan di web KPU yang selalu salah input. Terlebih bahwa hitungan itu tidak menentukan," ujarnya di Twitter, Jumat (26/4). 

Selain tidak menentukan kemenangan, imbuh Ferdinand, penayangan perhitungan yang selalu salah input itu juga menimbulkan polemik. 

"Daripada menimbulkan polemik, sebaiknya stop. Toh nanti hitung manual yang berlaku resmi menentukan pemenang Pilpres," imbuh Politikus Partai Demokrat ini seraya menandai akun Twitter Bawaslu RI. 

Ferdinand dikenal keras menyuarakan dugaan kecurangan yang marak diungkap oleh masyarakat, termasuk di media sosial. Sebelumnya, ia menyebut pemenang Pemilu ini bukan ditentukan oleh pemilih, melainkan oleh para penghitung.  [rm]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: