Kerap Diejek Soal "Bocor" Anggaran, Prabowo: 3 Hari Lalu KPK Mengatakan Bocor 2000 Triliun







GELORA.CO - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto telah berulang kali mengungkapkan kebocoran uang negara yang mengalir ke luar negeri mencapai ribuan triliun. Namun, ungkapannya itu seolah hanya menjadi isapan jempol bagi pemerintah dan para pendukungnya.

Dihadapan jutaan massa Kampanye Akbar paslon nomor 02 di Stadion GBK, Prabowo kembali membeberkan ribuan triliun uang negara yang bocor itu.

Menurut Praboowo, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membenarkan kebocoran uang negara tersebut. Bahkan, temuan KPK lebih besar dari apa yang sering diungkapkan Ketum Gerindra itu.

"Selama ini Prabowo mengatakan 1000 triliun hilang, KPK mengatakan 2000 triliun hilang. Tiga hari yang lalu KPK mengatakan yang bocor itu 2000 tirliun rupiah," ungakap Prabowo kepada jutaan masaa di Stadion GBK, Jakarta, Minggu (7/4). 

Tak hanya itu, Prabowo juga kerap kali mendapat tudingan dan tuduhan terkait ungkapan kebocoran uang negara ribuan triliun. Bahkan, ia sering mendapat ejekan dari pemerintah terkait temuannya tersebut.

Namun, lanjut Prabowo, akhirnya masyarakat melihat dan menyaksikannya dengan mata kepala mereka sendiri bahwa memang benar harta kekayaan negara mengalami kebocoran hingga ribuan triliun akibat diduga korupsi.

"Saudara-saudara sekalian, Prabowo Subianto sudah berapa belas tahun keliling Indonesia dan mengatakan bahwa kekayaan Indonesia diambil keluar dari Indonesia, tapi elite Indonesia selalu tidak membantah, tidak menyanggah, tapi mengejek. Ditanaya, mana buktinya? tahu-tahu tiga hari yang lalu KPK mengatakan yang bocor itu 2000 tirliun rupiah," demikian Prabowo. [rmol]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: