Korsa Dukung Romi Bongkar Dana Kampanye Jokowi







GELORA.CO - Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy diminta untuk membeberkan dana pemenangan Pemilu yang diterima. Pasalnya, ada indikasi kuat dana tersebut juga digunakan untuk memenangkan Paslon 01 Jokowi-Maruf Amin.

Demikian disampaikan oleh Koordinator Pusat Relawan Sadar Indonesia (Korsa) Amirullah Hidayat, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (25/4). 

Pernyataan Amirullah ini menanggapi cuitan Politikus Partai Demokrat Andi Arief. Andi menyebutkan, pembantaran di RS Polri sejatinya untuk mengamankan Romi yang dikhawatirkan akan mengganggu kontestasi Pilpres. 

"Kabarnya Romi tidak sakit. Sengaja buying time pemeriksaan. Melalui istrinya, dia mengancam kepada seorang petinggi negara akan membongkar dana Pilpres jika tidak dilindungi," ungkap Andi di akun Twitter pribadinya, Kamis (25/4). 

Menanggapi hal tersebut, Amirullah mengaku mendukung penuh jika Romi akan membongkar dana kampanye Jokowi-Maruf. 

"Yang menjadi pertanyaan, dari mana sumber dana tersebut, dan ini telah melanggar undang-undang Pemilu (jika tidak dilaporkan)," ujar Amirullah. Ia juga mengaku mendapat informasi yang sejenis dengan cuitan Andi Arief mengenai ancaman Romi kepada pihak Istana. 

"Kicauan Politisi Demokrat Andi Arief semakin menguatkan info yang didapat Korsa. Romi mengancam akan membongkar ihwal dana Pilpres 2019. Nah ini yang harus diusut tuntas," imbuh Kader Muda Muhammadiyah ini.

Amirullah menilai, Romi adalah sosok yang sengaja dikorbankan oleh penguasa rakus yang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Padahal, imbuhnya, Romi adalah sosok sentral baik bagi PPP maupun Jokowi. 

"Dan kasus ini membuktikan bahwa penguasa saat ini sengaja mengorbankan orang yang telah berjasa mengusungnya seperti Romi, apalagi rakyat kecil yang tidak punya kekuasaan apapun, tentu sangat mudah di korbankan oleh rezim ini," pungkas Amirullah. [rm]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: