Ombudsman Segera Panggil Polri dan Bawaslu soal Kesaksian AKP Sulman







GELORA.CO - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) berencana memanggil pihak Polri dan Bawaslu terkait kesaksian mantan Kapolres Pasirwangi, AKP Sulman Aziz soal adanya dugaan perintah untuk menggalang dukungan masyarakat terhadap petahana Joko Widodo.

Demikian disampaikan Anggota Ombudsman, La Ode Ida di sela-sela diskusi publik dengan tema "Bisakah Menjaga Politik Uang" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/4).

"Saya kira dua-duanya ya (dipanggil) Bawaslu dan Polri, harus dikoordinasikan dimintai keterangannya sekaligus untuk dilakukan gerakan pencegahan," kata La Ode.

Ombudsman sebetulnya menunggu laporan aktivis hukum dan HAM, Haris Azhar atas dugaan ketidaknetralan Polri ini. Haris Azhar lah yang mendampingi AKP Sulman saat menyampaikan dugaan ketidaknetralan Polri di Pilpres 2019. Tapi selang satu hari, AKP Sulman mencabut omongannya.

Lanjut La Ode, terkait kasus ini Ombudsman telah membahasnya di tataran pimpinan.

Di sisi lain, menurut mantan Wakil Ketua DPD RI ini, tidak netralnya aparat merupkan bagian dari kerusakan penyelenggara negara. Namun karena sedang berkuasa, sulit bagi pihak lain menghentikan cara kotor untuk mempertahankan kekuasaan.

"Sebetulnya inilah bagian dari kerusakan penyelenggaraan negara kita, mereka melakukan sesuatu yang terlarang oleh UU karena mereka yang berkuasa agak sulit juga pihak-pihak tertentu untuk melarangnya," demikian La Ode. [rm]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: