Pesan Abdullah Hehamahua untuk Ijtima Ulama III







GELORA.CO - Hari ini, Rabu (1/5), komponen Ulama dan Tokoh Ummat gelar Ijtima Ulama III di Sentul, Bogor.

Begini pesan Dr Abdullah Hehamahua, Mantan Penasehat KPK RI, untuk follow-up nya.

Saran untuk capres dan cawapres 02 dan BPN:

(1) Semua peserta ijtimaah ulama 3, begitu kembali ke daerah masing-masing, langsung melakukan ijtimaah di daerah masing-masing sambil memasang baleho kemenangan 02.

(2). Ulama bersama BPN daerah, Kopasandi dan relawan menyampaikan hasil pilpres di daerah masing-masing dgn disertai fotocopy formulir C1 ke Bawaslu/Panwaslu di daerah masing-masing.

(3). Minta Bawaslu dan panwaslu segera menginstruksikan KPU/KPUD agar menghentikan sementara input data hasil pilpres di Situng KPU kemudian diaudit oleh investigator independen. Setelah itu, input data hasil pilpres dimulai dari nol yang dilakukan oleh KPU/KPUD seluruh indonesia disaksikan saksi-saksi wakil parpol peserta pilpres/pileg. Untuk input data nasional oleh KPU, dilakukan di GBK dengan menyiarkan secara langsung di layar raksasa agar ditonton oleh seluruh rakyat indonesia. Hal yang sama dapat dilakukan di kabupaten/kota/provinsi.

(4). Setelah menyampaikan hasil-hasil pilpres dan kecurangan KPU/KPUD ke Bawaslu/Panwaslu, segera laporkan pidana pemilu yang dilakukan KPU/KPUD ke mabes polri/komdak/polres/polsek seluruh indonesia.

(5). Ulama/BPN/Kopasandi/relawan mendatangi seluruh dubes yang ada di Jakarta, menyampaikan hasil pilpres yang sebenarnya dan menginformasikan kecurangan pilpres yang terjadi selama ini.

(6). Laporkan pidana pemilu dan kejahatan HAM ke lembaga HAM internasional agar pemerintah indonesia, khususnya KPU diadili di mahkamah internasional.

(7) Tuntut MK dan pihak2 terkait mendiskualifikasi capres 01 dan segera menetapkan capres 02 sebagai pemenang pilpres 2019.
[swa]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: