Said Iqbal Merapat ke Jokowi? Moeldoko: Ada Suasana Baru







GELORA.CO - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang ikut mendampingi Presiden Joko Widodo alias Jokowi menerima Said Iqbal, dkk di Istana Kepresidenan Bogor, menyebut ada suasana baru dalam pertemuan tersebut.

Akan tetapi Moeldoko tidak mau menyimpulkan jika Said yang merupakan presiden konfederasi serikat pekerja Indonesia (KSPI), merapat ke Jokowi setelah di Pilpres lalu mendukung Prabowo Subianto - Sadiaga Uno.

"Saya tidak mengatakan itu (Said merapat, red), yang jelas ada suasana baru. Akrab, akrab sekali, sangat akrab, presiden lebih banyak mendengarkan," ucap Moeldoko di kantornya, Jakarta pada Jumat (26/4).

Saat pertemuan yang berlangsung sebelum salat Jumat itu, Jokowi didampingi oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Kepala KSP Moeldoko. Said Iqbal waktu itu hadir bersama Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia/KSPSI Andi Gani Nuwa Wea.

Selain itu, Presiden KSBSI Mudhofir, Ketua Umum KPBI Ilhamsyah, Ketum Sarikat Buruh Muslimin Indonesia Syaiful, Presiden Konfederasi Serikat Nusantara/KSN Muchtar Guntur dan Wiliam Yani, ketua komisi A DPRD DKI.

"Pak Said Iqbal lebih banyak bicara dengan yang lain-lain. Ada tujuh orang semuanya bicara dan presiden sangat mendengarkan. Enggak ada suasana yang tegang-tegang," jelas Moeldoko.

Salah satu poin penting dari pertemuan itu adalah soal PP 78/2015 tentang Pengupahan. Di mana presiden setuju untuk ditinjau ulang alias direvisi.

"Tadi presiden sangat memperhatikan itu. Intinya bagaimana buruh tak ada yang dirugikan, tapi di sisi lain ada juga kepastian bagi pengusaha agar tak dirugikan," terang mantan panglima TNI ini.

Dalam forum itu, presiden memerintahkan kepada Menaker Hanif untuk untuk segera memikirkan usulan dari para presiden organisasi buruh tersebut. Namun formulanya masih dicari. [jp]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: