Ustaz Sambo Beri Tenggat Bawaslu Tetapkan Kecurangan Pemilu TMS







GELORA.CO - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diwanti-wanti untuk tidak tinggal diam dalam melihat kecurangan pemilu yang masif, terstruktur, dan sistematis (TMS).

Pendakwah, Ustaz Ansufri Idrus Sambo meminta pimpinan Bawaslu untuk segera bersikap. Dia memberi tenggat kepada Bawaslu untuk menetapkan kecurangan pemilu TMS sebelum masa rekapitulasi suara.

"Kita minta sebelum tanggal 22 Mei itu diumumkan (terjadi kecurangan masif, terstruktur, dan sistematis di pemilu 2019). Kalau bisa sebelum itu sudah jelas," tegasnya di Media Center Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (24/4).

Sebab kalau lewat dari tanggal segitu, maka sengketa pemilu sudah harus dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK). Dia khawatir di MK berbagai kecurangan pemilu akan dipetieskan.

Ustaz Sambo menemani perwakilan aktivis yang tergabung dalam Komando Barisan Rakyat Lawan Pemilu Curang (Kobar Perang) beraudiensi dengan Ketua Bawaslu Abhan dan Anggota Bawaslu Rahmat Bagja.

Demi mengawal Bawaslu untuk tetap bekerja sesuai dengan fungsinya, Ustaz Sambo memastikan kembali berunjuk rasa di Bawaslu dengan massa yang lebih besar pada Jumat (26/4).

"Insyaallah hari Jumat kita akan datang lagi. Kita lihat kerjanya gimana. Kalau nggak ya kita tinggal bilang aja kalau Bawaslu nggak mampu ya silakan mundur. Lebih bagus kan, sehingga tidak memikul dosa," tegasnya.  [rmol]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: