Inilah Alasan Polisi Tutup Car Free Day Garut


GELORA.CO - Polisi resmi menutup gelaran car free day di Jalan Ahmad Yani, Jalan Pramuka, dan Jalan Cikuray, Kecamatan Garut Kota pada hari ini, Minggu (26/1).

KBO Satlantas Polres Garut, Iptu Erwin Hermawan mengatakan bahwa kebijakan itu diambil berdasarkan pertimbangan yang matang.

Pada dasarnya, kata Erwin, pihaknya tak melarang pelaksanaan CFD. Namun saat ini fungsi CFD sudah beralih dan sering dikeluhkan masyarakat.

“Beberapa waktu lalu kami melakukan rapat koordinasi dengan forum lalu lintas. Ada beberapa saran yang kami sampaikan. Salah satunya soal CFD,” ujar Erwin di ruang kerjanya, Sabtu (25/1).

Selain sudah dipadati pedagang dadakan, bertambahnya jumlah kendaraan jadi salah satu pertimbangan.

“Banyak pihak yang mengajukan keberatan. Di sekitar lokasi CFD itu ada fasilitas ibadah, sekolah, dan kegiatan ekonomi lainnya,” katanya seperti dikutip RMOL Jabar.

Erwin mengaku tak melarang pelaksanaan CFD. Namun jika dipaksakan dilakukan di pusat kota, bisa menimbulkan kepadatan kendaraan. Apalagi aktivitas CFD sudah melebihi batas waktu yang ditentukan.

“Seharusnya sampai jam 09.00 sudah beres CFD. Tapi kenyataannya, malah sampai jam 12.00, bahkan lebih,” ucapnya.

Pemkab Garut disebutnya, akan melakukan kajian terkait pelaksanaan CFD. Ia menyebut, ada kemungkinan lokasi CFD dipindahkan.

“Tapi semua itu tergantung dari kajian. Bisa jadi masih di lokasi saat ini, tapi dengan beberapa perbaikan,” katanya.(rmol)

Tidak ada komentar untuk "Inilah Alasan Polisi Tutup Car Free Day Garut"