Monas Digunduli Demi Revitalisasi


GELORA.CO - Pemprov DKI Jakarta melakukan revitalisasi kawasan Monas. Suasana gersang di sisi selatan Monas terasa gegara sebagian kawasan hijau digunduli.

Proyek Pemprov DKI ini digarap di bawah Dinas Cipta Karya, Pertanahan, dan Tata Ruang. Pohon-pohon terpaksa ditebang untuk menjadikan sisi Selatan Monas sebagai titik yang diberi nama Plaza Parade.

detikcom sempat melihat dari dekat proyek revitalisasi Monas itu pada Sabtu (18/1/2020). Selama proses pengerjaan proyek, kawasan Monas tidak seluruhnya ditutup.

Warga masih bisa masuk ke area Monas maupun naik ku puncak tugu. Hanya saja, warga di area Monas tidak bisa melewati sisi selatan, karena terhalang pembatas proyek.

Mobil pengangkut semen dan truk molen terlihat lalu lalang di area proyek. Area dengan luas sekitar 100 x50 meter akan disemen.

Sejumlah petugas bekerja melakukan pengecoran di lokasi. Akar pohon sisa penebangan masih terlihat. Selain itu, tumpukan cone block sudah ada di area tersebut.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan anda. Sedang dilaksanakan revitalisasi kawasan Monumen Nasional," demikian tertulis di spanduk proyek.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya menuturkan akan merenovasi kawasan Monas. Untuk desain revitalisasi ini, Pemprov melakukan sayembara.

Kepala Dinas Cipta Karya, Petanahan, dan Tata Ruang DKI, Heru Hermanto menerangkan, penggundulan kawasan Monas ini juga bagian dari konsep revitalisasi hasil desain daripada sayembara yang dibuat Anies. Nantinya, pohon-pohon yang ditebang akan ditanam lagi dan dijadikan ruang terbuka hijau.

"Memang perancangan dari dulunya kan memang itu terbuka, dari perancangan awal memang itu terbuka. Karena dulu nggak diterusin kemudian dipakai parkir akhirnya kan ditanamin. Makanya kan pohonnya nggak teratur waktu itu," kata Heru.(dtk)

Tidak ada komentar untuk "Monas Digunduli Demi Revitalisasi"