Mulai Merasa Khawatir, Mahasiswa Asal Aceh Di Wuhan Minta Dievakuasi Ke Indonesia


GELORA.CO - Penyebaran virus corona di Wuhan, China, yang terus menelan korban jiwa membuat mahasiswa asal Indonesia merasa resah. Bahkan meminta segera dievakuasi. Segera pulang ke Indonesia.

Seperti disampaikan mahasiswa Central China Normal (CCNU) asal Aceh, Fadil, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu dini hari (26/1) WIB. Kondisi saat ini di Wuhan tidak lah seperti pernyataan yang disampaikan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok cabang Wuhan.

"Mengenai pernyataan dari PPI, mungkin di berita itu terlihat semuanya aman-aman saja. Tapi dalam hati pasti pada khawatir, apalagi orang tua di Indonesia," kata Fadil menanggapi berita Kantor Berita Politik RMOL dari keterangan PPI Wuhan.

"Kami berharap mahasiswa Indonesia segera bisa dievakuasi dari Wuhan ke Indonesia," pinta Fadil.

Fadil mengungkapkan, keadaan di Wuhan sedang libur kuliah dan tahun baru Imlek jadi keliatan sepi. Mereka pun sudah stok bahan baku makanan untuk seminggu ke depan. Mengingat harga bahan makanan sedikit meroket dari biasa.

"Sejak 23 Januari 2020, Kota Wuhan masih di lockdown sampai sekarang. Akses transportasi keluar-masuk Wuhan ditutup sementara, baik jalur darat maupun udara," jelas Fadil melalui WhatsApp.

Diakui Fadil, asrama kampusnya memang rutin mengecek temperatur suhu tubuh. Juga ada pembagian masker dan sabun cuci tangan gratis.

Namun, hal itu tak mengurangi kecemasan mereka. Karena bisa saja mereka jadi korban yang menjangkitnya virus yang cukup mematikan ini.

"Kami mahasiswa Indonesia berharap bisa dievakuasi dan bisa pulang ke Indonesia, agar bisa bertemu dengan keluarga," tegas Fadil. [rmol]

Tidak ada komentar untuk "Mulai Merasa Khawatir, Mahasiswa Asal Aceh Di Wuhan Minta Dievakuasi Ke Indonesia"