Batalkan Agenda Luar Negeri, Ridwan Kamil: Kalau Emergency Sebenarnya Bisa Diwakili Wagub



GELORA.CO - Separuh agenda kerja luar neger yang dilakukan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dibatalkan. Hal itu disampaikan Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil melalui akun Instagramnya, Rabu (26/2).

Menurut Kang Emil, pembatalan tersebut dilakukan dalam agenda kerja mengenai finalisasi bantuan Australia untuk Citarum, pembangunan 23 rumah sakit, promosi investasi, dan penandatanganan kerja sama ekspor komoditas.

"Saya memutuskan untuk membatalkan setengah agenda dan kembali ke tanah air, untuk mengoordinasikan para kepala daerah yang daerahnya terdampak bencana banjir," tulis Kang Emil.

Setidaknya, ia mengaku ada delapan agenda yang dibatalkan. Saat ini, pembatalan tersebut tengah dikoordinasikan dengan pihak terkait agar tidak menimbulkan ketersinggungan diplomatik.

Kunjungan kerja ke luar negerinya tersebut memang belakangan menuai pro kontra di tengah masyarakat. Sebab bersamaan dengan itu, sejumlah wilayah di Jawa Barat terendam banjir dalam dua hari terakhir.

Tak hanya itu, mantan Walikota Bandung ini juga mangkir dari panggilan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI. Dalam rapat tersebut, hanya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diwakili langsung oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

Mengenai ketidakhadirannya yang berujung penundaan RDP, Ridwan Kamil menyayangkannya. Sebab tanpa dirinya, beragam agenda yang melibatkan pemerintah daerah bisa diwakili jajarannya.

"Jika Gubernur berhalangan, sebenarnya ada Wakil Gubernur yang memiliki kekuatan mengambil keputusan yang setara dalam membantu Walikota dan Bupati sebagai kepala daerah terdepan jika terjadi situasi emergency di daerahnya," tandasnya.[rmol]

Tidak ada komentar untuk "Batalkan Agenda Luar Negeri, Ridwan Kamil: Kalau Emergency Sebenarnya Bisa Diwakili Wagub"