Gembiranya Berkarya Pemerintahan Soeharto Paling Disukai Rakyat Versi Survei


GELORA.CO - Presiden ke-2 RI Soeharto dalam hasil survei Indo Barometer mendapat kepuasan tertinggi dari masyarakat dibanding presiden RI lainnya. Lalu bagaimana tanggapan Partai Berkarya?
Sekjen Partai Berkarya, Prio Budi Santoso, bersyukur banyak lembaga survei yang menyatakan Soeharto masih menjadi pilihan rakyat. Menurutnya, penilaian masyarakat ini merupakan suatu potret yang jujur dan tidak perlu ditutup-tutupi.

"Potret masyarakat seperti ini bukan tiba-tiba, survei-survei sebelumnya juga menunjukkan itu. Kami gembira atas penilaian rakyat ini. Pak Harto memang punya jasa yang besar saat memimpin negeri ini, mungkin itu yang ada dalam memori masyarakat luas sampai sekarang. Itu potret yang jujur, apa adanya, tak perlu ditutup-tutupi," kata Prio kepada wartawan, Minggu (23/2/2020).

Hal senada diungkap Ketua DPP Partai Berkarya Vasco Ruseimy yang menyebut segudang prestasinya menjadikan Soeharto sangat dicintai rakyatnya. Bahkan, kata dia, Soeharto menjadikan Indonesia dijuluki sebagai macan asia.

"Atas semua fitnah yang diterpanya pada akhirnya waktulah yang membuktikan bahwa beliau memang sangat dicintai oleh rakyatnya. Segudang prestasi saat beliau memimpin indonesia berhasil membawa Indonesia sangat dihargai di mata dunia," katanya.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang mengatakan dampak dari kerja Soeharto dulu masih sangat terasa hingga kini. Menurutnya, wacana trilogi pembangunan ala Soeharto membuat ikon Partai Berkarya ini masih disukai publik.

"Ya wajar saja, Pak Harto bapak pembangunan. Wacana trilogi pembangunan (stabilitas terjamin, pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya) mewarnai langkah kepemimpinan beliau," katanya.

Diketahui, Direktur Eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari mengatakan Presiden ke-2 RI Soeharto yang paling banyak disukai masyarakat. Nama berikutnya disusul Joko Widodo (Jokowi), Sukarno, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), BJ Habibie, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan Megawati Soekarnoputri.

"Presiden paling banyak disukai adalah Soeharto 23,8 persen, disusul Joko Widodo 23,4 persen, Soekarno 23,3 persen, Susilo Bambang Yudhoyono 14,4 persen, BJ Habibie 8,3 persen, Abdurrahman Wahid 5,5 persen dan Megawati Soekarnoputri 1,2 persen," ujar Qodari di Hotel Century Park Senayan, Jakarta, Minggu (23/2).

Survei dilakukan pada 9-15 Januari 2020 terhadap 1.200 responden dari 34 provinsi. Metode penarikan sampel yang dilakukan ialah multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,83 persen. Adapun tingkat kepercayaan dari survei ini sebesar 95 persen.(dtk)