Istana Tepis PKS soal Kesan Pemborosan: Biaya Sewa Pesawat Lebih Murah


GELORA.CO - PKS mengatakan langkah Presiden Joko Widodo yang menyewa pesawat dari Garuda Indonesia untuk ke Amerika Serikat dinilai terkesan pemborosan. Menanggapi itu, Istana mengklaim langkah menyewa pesawat itu dinilai lebih mengirit biaya.
"Bahwa dengan menyewa, apa lagi ini untuk perjalan yang cukup makan waktu, ke Amerika kan bukan kayak ke negara Asia. Dengan menyewa biaya yang dikeluarkan akan jauh lebih murah," kata Tenaga Ahli Utama Kedeputian Komunikasi Politik, Donny Gahral saat dihubungi, Sabtu (29/2/2020).

Selain itu, ia menyebut dengan memakai pesawat milik Garuda itu waktu perjalan yang ditempuh menjadi lebih cepat dibanding menggunakan pesawat Kepresidenan. Ia menambahkan dengan pesawat Boeing 777-300 ER dari Garuda Indonesia jumlah rombongan yang diakut juga lebih banyak.

"Gitu justru lebih murah karena tadi karena satu kali transit kemudian bisa muat banyak jadi hitungan jadi lebih murah ketimbang harus pakai pesawat Kepresidenan. Tapi pesawat Kepresidenan buka bearti tidak dipakai, tetap dipakai untuk perjalanan domestik atau perjalan yang di bawah 7 jam," sebutnya.

Tak hanya itu, Donny menyebut dengan pesawat Garuda itu rombongan bisa transit di negara-negara yang aman dari coronavirus. Sehingga, ia mengklaim pesawat tersebut akan lebih aman.

"Satu lagi dengan menggunakan 77 300 ER itu bisa transit yang bebas dan aman dari coronavirus. Artinya pesawat itu bisa transit di Eropa, kalau 7 jam harus transit di Tokyo. Jadi secara keuangan lebih murah, secara keamanan dari coronavirus lebih aman," ucap Donny.

Donny menilai persoalan transparansi penyewaan pesawat bukan menjadi suatu masalah. Menurutnya, pemerintah pasti sudah mendapatkan pengawasan dari DPR.

"Saya kira itu bukan suatu isu, saya kira pemerintah diawasi oleh DPR," tutur Donny.

Sebelumnya diberitakan, PKS mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyewa pesawat dari Garuda Indonesia untuk kunjungan kerja ke Amerika Serikat (AS). PKS menilai langkah Jokowi menyewa pesawat itu terkesan pemborosan.

"Tentu terkesan pemborosan," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Jumat (28/2).

Mardani meminta pemerintah transparan mengenai penyewaan pesawat dari Garuda itu. Sebab, menurutnya, seharusnya biaya yang dikeluarkan lebih sedikit jika menyewa milik perusahaan Indonesia sendiri.

"Semua mesti transparan, berapa penghematan bisa dihasilkan. Karena logikanya pesawat sendiri tidak harus bayar mestihya lebih murah," ujarnya.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung juga sudah menjelaskan perihal penyewaan pesawat tersebut. Dia mengatakan efisiensi menjadi alasan Jokowi menyewa pesawat jenis Boeing 777-300 ER dari Garuda Indonesia. Sebab pesawat kepresidenan Boeing Bussiness Jet (BBJ) lebih sering transit untuk mengisi bahan bakar jika terbang ke AS.

"Apabila menggunakan pesawat kepresidenan sekarang itu harus transit 3 kali berdasarkan pengalaman yang dulu, setiap transit harus mengisi bahan bakar dan dihitung biayanya akhirnya menjadi lebih mahal, dibandingkan dengan menggunakan pesawat yang selama ini digunakan udah lebih mahal, capek kemudian, yang diangkut juga terbatas," ujar Pramono.(dtk)

Tidak ada komentar untuk "Istana Tepis PKS soal Kesan Pemborosan: Biaya Sewa Pesawat Lebih Murah"