Sudjiwo Tedjo Usulkan Gelar DHC Diberikan Kepada Muadzin Masjid, Cak Imin: Asemm



GELORA.CO - Sindiran keras dilontarkan budayawan nyentrik Sudjiwo Tedjo kepada universitas di Indonesia yang begitu gampang memberikan gelar Doktor Honoris Causa (DHC) kepada tokoh tertentu, meskipun kiprahnya tidak terlihat.

Padahal, kata Sudjiwo, ada orang-orang biasa di kalangan masyarakat, yang lebih pantas mendapatkan gelar tersebut.

Meskipun tidak berharta misalnya, tapi dedikasinya jauh lebih nyata dan terlihat manfaatnya di masyarakat.

"Saya mengusulkan supaya terkesan adil Universitas perlu juga memberi gelar Doktor Honoris Causa kepada pihak-pihak yang tidak berkuasa dan tidak berharta, tetapi berdedikasi tinggi pada suatu bidang kehidupan,” cuitnya melalui akun Twitternya, @sudjiwotedjo, Sabtu (15/2).

Dilaporkan Kantor Berita RMOLBanten, hal semacam itu, sesekali perlu juga dipertimbangkan pihak kampus. Meskipun, tidak menguntungkan bagi mereka.

"Ndak apa-apa andai ini ndak guntungin apa-apa bagi civitas akademika, yang penting ada kesan adil,” lanjutnya.

Presiden Jancukers ini pun mengusulkan gelar Doktor Honoris Causa (DHC) diberikan kepada muadzin masjid kecil di Rancakendal, Bandung, yang sudah puluhan tahun berdedikasi mengumandangkan adzan Subuh.

"Dari suaranya, kek nya beliau udah sepuh. Doktor HC bidang humaniora,” usulnya. "Gimana UGM, ITB, Unair, dan lain-lain?”

Komentar sosok yang kerap disapa warganet Mbah itu pun menuai dukungan. Bahkan Wakil Ketua DPR, Muhaimin Iskandar, ikut nimbrung mengomentari cuitan tersebut.

"Asemm, Ayo Melok Aku Cuk,” balas sosok yang akrab disapa Cak Imin ini.

Walau sindiran Sudjiwo Tedjo tidak ditujukan kepada pihak mana pun, namun hal tersebut dilakukannya tak lama dari pemberian gelar Doktor Honoris Causa kepada Ketua DPR Puan Maharani dari Universitas Diponegoro, Semarang, Jumat (14/2).

"Ini suatu kebanggaan bagi saya, sebab saya bukanlah seorang ilmuwan yang dibekali segudang pengetahuan. Tetapi hanyalah politik yang diberikan oleh keluarga saya,” kata Puan Maharani dalam sambutannya di Universitas Diponegoro.[rmol]