280 Rumah Rusak dan 314 Warga Mengungsi Dampak Gempa di Sukabumi


GELORA.CO -Sebanyak 280 rumah rusak dan 314 warga mengungsi dampak gempa berkekuatan M 4,9 di Sukabumi. Tidak hanya itu, satu bangunan sekolah juga roboh.
Ada enam kecamatan yang dikabarkan terdampak gempa tersebut antara lain di Kecamatan Kabandungan, Kalapanunggal, Cidahu, Ciambar, Parakansalak, dan Cikidang akibat gempa yang terjadi Selasa (10/3) sore.

"Paling parah di Kalapanunggal dan Kabandungan, hingga hari ini terdata sebanyak 280 rumah rusak belum terklasifikasi rusak berat sedang dan ringan. Di Kabandungan 111 KK dengan jumlah pengungsi 314 jiwa mengungsi, di Parakansalak 11 rumah dan Cidahu 2 rumah," kata Kepala BPBD Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri kepada awak media, Rabu (11/3/2020).

Untuk penanganan, Iyos yang juga menjabat sebagai Sekda Kabupaten Sukabumi mengaku sudah memasang tenda dan memberikan bantuan untuk warga yang terdampak. Termasuk pembuatan tenda belajar di SDN Kabandungan yang roboh.

"Ada dua lokal kelas dari satu SD roboh di Kecamatan Kabandungan, kita upayakan membuat tempat belajar sementara. Untuk korban jiwa tidak ada, hanya laporan 3 orang terluka dan kondisinya sudah membaik," kata Iyos.

BPBD memastikan saat ini distribusi kebutuhan dasar terhadap warga yang terdampak akan terpenuhi. "Kita siapkan makanan cepat saji dan air mineral, kita segera distribusikan," tandas Iyos.(dtk)

Tidak ada komentar untuk "280 Rumah Rusak dan 314 Warga Mengungsi Dampak Gempa di Sukabumi"