Diundang Jokowi, PM Muhyiddin: Saya Desember Lalu Ada Di Indonesia


GELORA.CO - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Tan Sri Muhyiddin Yassin sebagai Perdana Menteri Malaysia Kedelapan pada hari Minggu (1/3).

Melalui sambungan telepon, Jokowi mengatakan bahwa atas nama bangsa Indonesia, dia ikut bersukacita atas dilantiknya Muhyiddin. Jokowi pun berharap hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia bisa tetap terjaga di bawah kepemimpinan Muhyiddin.

"Pemerintah Indonesia siap bekerjasama dengan pemerintahan yang terhormat Tan Sri Muhyiddin untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia yang sudah terjalin baik selama ini," kata Jokowi, seperti video yang dirilis media Malaysia, Buletin TV3.

Muhyiddin menyambut hangat ucapan selamat tersebut.

"Niat saya juga sebagai Perdana Menteri Malaysia yang baru bukan hanya meneruskan, tapi juga mengokohkan hubungan (antara Malaysia dan Indonesia)," jelasnya.

"Ini adalah hubungan yang agak amat istimewa, karena kita selalu disebutkan sebagai bangsa serumpun," sambung Muhyiddin.

Pada kesempatan yang sama, Jokowi pun mengundang Muhyiddin untuk melakukan kunjungan resmi ke Indonesia.

"Selanjutnya, saya mengundnag Tan Sri Muhyiddin untuk berkunjung ke Indonesia," ujar Jokowi.

Muhyiddin menyambut baik undangan itu.

"Itu memang yang saya suka," kata Muhyiddin.

Dia bahkan mengaku baru saja berkunjung ke Indonesia pada bulan Desember lalu.

"Malahan saya bulan Desember lalu berada di sana. Saya bertemu dengan Pak Tito (Karnavian), Pak (Yasonna) Laoli, Pak Mahfud," sambungnya.

Dia menjelaskan bahwa kunjungannya itu dilakukan atas tugas yang dia emban di jabatan sebelumnya pada masa pemerintahan Perdana Menteri Mahathir Mohammad.

"Banyak yang dibicarakan dan cukup bagus," kata Muhyiddin.

Jadi undangan Bapak (Jokowi) ini sangat saya hargai. Insya Allah saya akan berada di Jakarta," tambahnya. (Rmol)

Tidak ada komentar untuk "Diundang Jokowi, PM Muhyiddin: Saya Desember Lalu Ada Di Indonesia"