Isolasi Manila, Pertugas Bersenjata Dikerahkan Di Jalan-Jalan Masuk Utama


GELORA.CO - Ibukota Filipina, Manila, semakin diperketat. Polisi mulai menutup akses masuk. Petugas bersenjata disiapkan di jalan-jalan utama.

Minggu pagi (15/3), seluruh penerbangan domestik ke dan dari Manila dihentikan seiring dengan pemberlakukan isolasi selama satu bulan.

Petugas dengan senapan bersiaga di jalan-jalan utama ke kota berpenduduk sekitar 12 juta jiwa itu.

Pertemuan publik dan seluruh sekolah ditangguhkan dan dibatalkan.

Kendati begitu, orang yang bekerja masih diizinkan masuk melalui pos pemeriksaan. Bus dan kereta api terus beroperasi di dalam perbatasan.

Menjelang penutupan akses pada Minggu, orang-orang mulai memborong toko kelontong, puluhan ribu orang juga naik bus meninggalkan Manila.

Pemimpin daerah juga telah memberlakukan jam malam pada pukul 8 malam hingga 5 pagi.

"Orang-orang disarankan untuk tinggal di rumah dan tidak melakukan apa-apa," ujar Menteri Dalam Negeri Eduardo Ano pada Sabtu (14/3) seperti dimuat CNA.

Menurut Ano, langkah ini perlu diambil dengan melihat pengalaman Italia yang tidak segera melakukan penguncian. Jika Filipina melakukan hal yang sama, keadaan bisa lebih buruk dan angka kematian bisa meningkat.

Di Filipina, saat ini jumlah kasus corona mencapai 111 orang dengan 8 meninggal dunia. (Rmol)

Tidak ada komentar untuk "Isolasi Manila, Pertugas Bersenjata Dikerahkan Di Jalan-Jalan Masuk Utama"