Istri Pasien Positif Corona yang Meninggal di Solo Diisolasi di RS Magetan



GELORA.CO - RSUD Soedono Madiun menerima satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Pasien adalah seorang perempuan 55 tahun warga Magetan. Pasien adalah istri dari pasien corona yang meninggal di RSUD dr Moewardi Solo.

"Betul kami rawat satu pasien, ini istrinya yang suaminya meninggal di Solo itu (positif Corona)," ujar Direktur Utama RSUD dr Soedono Madiun Bangun Tripsila Purwaka saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (14/3/2020).

Masuknya pasien tersebut, kata Bangun, tadi malam sekitar pukul 21.00 WIB dan telah dalam penanganan intensif. Kondisi pasien, lanjut Bangun, saat masuk dengan kondisi badan panas dengan suhu 37,8 celsius.

"Waktu masuk tadi malam suhunya 37.8 dan pagi ini sudah 37 infonya. Masuk kami terima sekitar pukul 21.00 WIB. Masuk kondisi panas saja tapi pagi ini sudah tidak panas," kata Bangun.

Bangun mengungkapkan, saat ini pasien tersebut dilakukan perawatan di ruang isolasi sampai waktu yang belum pasti. Pihak RSUD dr Soedono Madiun telah melakukan pengambilan sample swab tenggorokan untuk dilakukan pengecekan laboratorium.

"Kondisinya sekarang baik, sudah tidak panas, gambaran fotonya baik mudah-mudahan bukan Corona. Sudah tidak sesak, foto torak dada normal hasil periksa lab, alhamdulillah, mungkin flu biasa. Kami ambil spesimen, kami kirim kalau ndak ke Surabaya ya ke Jakarta," ungkapnya.

Bangun menambahkan saat ini pasien memang dalam pengawasan setelah sang suami meninggal di Solo dan positif corona. "Sekarang kami rawat, memang beliau ada kontak dengan suami (positif Corona) dan tetap dalam pengawasan. Statusnya dalam pengawasan," tandasnya.

Suami pasien sendiri sudah dimakamkan oleh keluarga di Magetan pada Rabu malam (11/3).[dtk]

Tidak ada komentar untuk "Istri Pasien Positif Corona yang Meninggal di Solo Diisolasi di RS Magetan"