Musni Umar: Jual Aset Untuk Biaya Pindah Ibukota Sungguh Menyedihkan


GELORA.CO - Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Musni Umar tidak setuju dengan ide penjualan aset negara untuk biaya pemindahan ibukota.

Jual aset negara untuk biaya pindah ibukota sungguh menyedihkan," kata dia lewat akun Twitter @musniumar, Jumat (13/3).

Menurutnya, di tengah wabah virus baru corona (Cavid-19) yang sudah ditetapkan sebagai pandemik, pemerintah diminta fokus untuk menghadapinya.

Dan tidak kalah penting, di depan mata juga sudah mengancam krisis ekonomi.

Musni Umar menyarankan agar pemerintah fokus dua hal ini, menghadapi wabah virus corona dan ancaman krisis ekonomi.

"Saran saya yang bukan ekonom, fokus atasi virus corona yang sudah pandemik dan krisis ekonomi yang sudah di depan mata. Indikatornya rupiah sudah didoping terus melemah, saham di bursa rontok. Ekonomi kita sedang hadapi masalah," tuturnya. (Rmol)

Tidak ada komentar untuk "Musni Umar: Jual Aset Untuk Biaya Pindah Ibukota Sungguh Menyedihkan"