Ternyata ini Dalil, Kok Lafal Azan Diganti Gara-gara Virus Corona?


GELORA.CO - Belum lama ini beredar di media sosial video azan yang menggantikan lafal hayya ala shala ( ayo salat) menjadi shallu fi rihalikum (salatlah di perjalananmu). Bahkan ada video lain mengganti dengan kata as-shallatu fi buyutikum (salatlah di rumah-rumah kalian).

Video ini menggambarkan seorang muadzin sambil menangis melafalkan ajakan salat ini karena kondisi corona yang mencekam. Belum diketahui pasti kejadian suara azan ini di mana. Ada yang menyebut di Kuwait. Di video ini hanya menampilkan gambar masjid dari luar dengan dibarengi suara orang azan.

Meski belum dipastikan kebenaran video ini, adanya mengganti kalimat azan menjadi sesuatu yang baru. Tentu ini bikin mengagetkan apakah dibolehkan dalam hukum Islam. Apakah ini video main-main alias hoax atau kalau benar, apakah ini dibolehkan karena situasi negara sedang mencekam?

Sebelum membahas ini, mari kita lihat video azan yang pertama 45 detik:

Assyhadu anna muhammadarasulullah
assyhadu anna muhammadarasulullah
shallu fi rihalikum
shallu fi rihaliukm
allahu akbar (sambil menangis)
allahu akbar (sambil menangis)
la ilaha illallah (sambil menangis)

Sedangkan video kedua dengan durasi 45 detik juga:

Asshalaatu fi buyuutikum
Asshalaatu fi buyuutikum
Allahu akbar
Allahu akbar
La ilaha illallah

Itulah potongan lazal azan yang viral di media sosial. Lalu apa hukumnya? 

Ternyata ini Dalilnya:


أَنَّهُ نَادَى بِالصَّلاَةِ فِى لَيْلَةٍ ذَاتِ بَرْدٍ وَرِيحٍ وَمَطَرٍ فَقَالَ فِى آخِرِ نِدَائِهِ أَلاَ صَلُّوا فِى رِحَالِكُمْ أَلاَ صَلُّوا فِى الرِّحَالِ. ثُمَّ قَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يَأْمُرُ الْمُؤَذِّنَ إِذَا كَانَتْ لَيْلَةٌ بَارِدَةٌ أَوْ ذَاتُ مَطَرٍ فِى السَّفَرِ أَنْ يَقُولَ أَلاَ صَلُّوا فِى رِحَالِكُمْ.

Ibnu Umar pernah adzan untuk shalat di malam yang dingin, anginnya kencang dan hujan, kemudian dia mengatakan di akhir adzan,

Alaa shollu fi rihaalikum,

Alaa shollu fir rihaal’

[Shalatlah di rumah kalian, shalatlah di rumah kalian]’.

Kemudian beliau mengatakan,”Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menyuruh muadzin, apabila cuaca malam dingin dan berhujan ketika beliau safar untuk mengucapkan, ’Alaa shollu fi rihaalikum’ [Shalatlah di tempat kalian masing-masing]’. (HR. Muslim no. 1633 dan Abu Daud no. 1062)


Read more https://konsultasisyariah.com/15177-sunah-yang-hilang-tambahan-lafadz-adzan-ketika-hujan.html