Pemda Inisiatif Tentukan Lockdown, Dedi Kurnia Syah: Semakin Besar Peluang Presiden Kehilangan Kepercayaan Publik

Pemda Inisiatif Tentukan Lockdown, Dedi Kurnia Syah: Semakin Besar Peluang Presiden Kehilangan Kepercayaan Publik

KONTENISLAM.COM - Kepercayaan publik terhadap Presiden Joko Widodo semakin habis jika pemerintah daerah banyak mengambil inisiatif langkah lockdown atau karantina wilayah di tengah wabah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah mengatakan, Presiden Jokowi merupakan sosok yang paling bertanggungjawab penuh dalam penanganan pencegahan Covid-19 di Indonesia.

"Presidenlah yang bertanggungjawab penuh, dalam hal ini presiden merupakan pemegang komando," ucap Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (29/3).

Namun, Dedi mengaku sangat menyayangkan komando yang diemban Presiden Jokowi tidak digunakan dengan baik disaat situasi darurat saat ini.

"Sangat disayangkan hingga hari ini presiden seolah kebingungan dengan situasi darurat yang ia putuskan," jelas Dedi.

Akibatnya kata Dedi, banyak pemerintah daerah yang melakukan inisiatif melakukan lockdown atau karantina wilayah yang seharusnya berada di komando Presiden Jokowi.

"Semakin banyak daerah yang mengambil kebijakan inisiatif melangkahi Presiden, maka semakin besar peluang Presiden kehabisan kepercayaan publik, dan bukan tidak mungkin jika ada dorongan untuk mundur sebelum waktunya," pungkas Dedi. (Rmol)

Tidak ada komentar untuk "Pemda Inisiatif Tentukan Lockdown, Dedi Kurnia Syah: Semakin Besar Peluang Presiden Kehilangan Kepercayaan Publik"