Tanpa Program Konkret, Target Kemiskinan 0 Persen Seperti Mimpi Di Siang Bolong



GELORA.CO - Target Presiden Joko Widodo untuk mengatasi kemiskinan di Indonesia hingga 0 persen dianggap program yang mirip mimpi siang bolong.

Begitu kata peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/3).

Menurut Bhima, target Presiden Jokowi menghapus kemiskinan ekstrem hingga 0 persen dinilai sangat muluk lantaran saat ini kemiskinan di Indonesia berada di kerak paling bawah.

"Kemiskinan ekstrem ini ada di kerak paling bawah dan tidak cukup bagi-bagi bansos. Perlu ada perbaikan mendasar terkait fasilitas kesehatan dan yang lebih penting lagi pendidikan," ujarnya.

Selain itu, kata Bhima, persoalan kemiskinan tidak bisa diatasi dengan investasi asing. Seharusnya Presiden Jokowi lebih mendorong UMKM dan menekan kesenjangan antara kaya dan miskin.

"Jadi agak nggak nyambung juga, investasi asing disuruh masuk, tapi pingin kemiskinan ekstrem turun jadi 0 persen. Harusnya kan dorong UMKM, tekan kesenjangan aset kaya dan miskin," jelas Bhima.

"Ya ini akhirnya tanpa program yang kongkret mirip mimpi siang bolong," pungkasnya.(rmol)

Tidak ada komentar untuk "Tanpa Program Konkret, Target Kemiskinan 0 Persen Seperti Mimpi Di Siang Bolong"