Virus Corona yang Kini Mewabah ke Seluruh Provinsi Nusantara

Virus Corona yang Kini Mewabah ke Seluruh Provinsi Nusantara

KONTENISLAM.COM - Virus Corona (COVID-19) kini telah menyebar ke seluruh provinsi di Indonesia. Gorontalo menjadi provinsi terakhir yang melaporkan kasus positif Corona.
Pasien positif Corona pertama di Gorontalo merupakan seorang anggota jemaah tablig. Dia dinyatakan terinfeksi virus Corona setelah mengikuti kegiatan ijtimak dunia di Gowa, Sulawesi Selatan.

Pemprov Gorontalo pun langsung memeriksa jemaah lain yang ikut pergi ke Gowa. Mereka selanjutnya menjalani isolasi di asrama haji Gorontalo.

"Setelah kita rapat Forkompimda Kamis malam lalu di rudis gubernur disepakati untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini. Langkah satu-satunya adalah mengkarantina dan melakukan pemeriksaan. Jadi jemaah yang pergi ke Gowa sudah dilakukan tes di kabupaten kota masing-masing," ujar Sekretaris Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Gorontaalo, Sumarwoto, Jumat (10/4).

Sumarwoto menjelaskan, para anggota jemaah tablig itu akan mengikuti rapid test. Bila hasilnya positif, jemaah tersebut akan dirujuk ke rumah sakit Aloei Saboe kota Gorontalo.

"Kalau pemeriksaan di kabupaten kota adalah rapid test. Saat ini jemaah yang masuk dari kabupaten Gorontalo ada 51 dan dari kota Gorontalo 16 orang. Kapasitas mes haji bisa menampung 800 orang," kata Sumarwoto.

Data jemaah yang ikut ke Gowa berdasarkan data yang dihimpun Forkompimda, kata Sumarwoto, sekitar 300 orang. Mereka tersebar di kabupaten/kota yang ada di Provinsi Gorontalo.

"Hingga kini pasien 01 yang jemaah tablig kini ada baik-baik dan kita doakan bisa cepat sembuh," lanjut Sumarwoto yang juga menjabat Kepala BPBD Provinsi Gorontalo.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun pemerintah pusat sampai pukul 12.00 WIB kemarin, jumlah kasus positif di Indonesia bertambah menjadi 3.512. Kasus Corona ini tersebar di 34 provinsi.

Data terbaru angka kasus COVID-19 di Indonesia disampaikan juru bicara pemerintah terkait penanganan wabah virus Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang ditayangkan di YouTube BNPB, Jumat (10/4).

Kasus COVID-19 tersebar di 34 provinsi. Provinsi DKI Jakarta memuat kasus paling banyak, yakni 1.753 kasus positif COVID-19, diikuti Jawa Barat dengan 388 kasus, dan Jawa Timur dengan 256 kasus.

Total pasien COVID-19 yang sembuh sebanyak 282 orang, sedangkan total orang yang meninggal dunia akibat penyakit ini 306 orang.

Berikut ini rincian kasus positif yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia:

Aceh: 5 Kasus Positif
Bali: 75 Kasus Positif
Banten: 243 Kasus Positif
Bangka Belitung: 3 Kasus Positif
Bengkulu: 4 Kasus Positif
DI Yogyakarta: 41 Kasus Positif
DKI Jakarta: 1.753 Kasus Positif
Jambi: 2 Kasus Positif
Jawa Barat: 388 Kasus Positif
Jawa Tengah: 144 Kasus Positif
Jawa Timur: 256 Kasus Positif
Kalimantan Barat: 10 Kasus Positif
Kalimantan Timur: 35 Kasus Positif
Kalimantan Tengah: 24 Kasus Positif
Kalimantan Selatan: 29 Kasus Positif
Kalimantan Utara: 16 Kasus Positif
Kepulauan Riau: 21 Kasus Positif
Nusa Tenggara Barat: 25 Kasus Positif
Sumatera Selatan: 21 Kasus Positif
Sumatera Barat: 31 Kasus Positif
Sulawesi Utara: 13 Kasus Positif
Sumatera Utara: 59 Kasus Positif
Sulawesi Tenggara: 15 Kasus Positif
Sulawesi Selatan: 167 Kasus Positif
Sulawesi Tengah: 14 Kasus Positif
Lampung: 20 Kasus Positif
Riau: 13 Kasus Positif
Maluku Utara: 2 Kasus Positif
Maluku: 3 Kasus Positif
Papua Barat: 2 Kasus Positif
Papua: 38 Kasus Positif
Sulawesi Barat: 3 Kasus Positif
Nusa Tenggara Timur: 1 Kasus Positif
Gorontalo: 1 Kasus Positif

Total: 3.512 Kasus Positif(detik)